Nelayan Masohi Hilang, Pencarian Hari Kedua Nihil

Facebook
WhatsApp

persiapan pencarian

REVISINEWS.COM, MASOHI — Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap Elia Wattimena (66), nelayan asal Masohi yang diduga terjatuh dari perahu saat sedang mencari ikan di rompong di perairan Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

Namun, hingga pencarian hari kedua, Minggu (13/9), korban belum ditemukan.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Ambon dari BPBD Maluku Tengah, Sabtu (12/9) sekitar pukul 22.10 WIT.

Elia dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut dari perahunya pada Sabtu sekitar pukul 19.00 WIT.

Peristiwa itu terjadi di sekitar perairan Kota Masohi pada koordinat 3°17’42.67″S – 128°55’38.86″E.

Sebelum meminta bantuan Basarnas, pencarian telah dilakukan BPBD, Polres Maluku Tengah bersama masyarakat setempat. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Operasi SAR kemudian dilanjutkan pada Minggu (13/9) dengan melibatkan tiga SRU.

SRU I yang terdiri dari personel Basarnas dan BPBD menggunakan rubber boat melakukan penyisiran sejauh sekitar 25 nautical mile (NM). Hingga pukul 16.00 WIT, pencarian belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pencarian juga dilakukan SRU II yang terdiri dari personel Polairud dan Polres Maluku Tengah menggunakan perahu karet. Tim ini menyisir sekitar 20 NM hingga pukul 17.00 WIT, namun hasilnya nihil.

 

Sementara SRU III yang melibatkan masyarakat setempat menggunakan long boat melakukan pencarian sejauh sekitar 10 NM. Hingga pukul 17.30 WIT, korban juga belum ditemukan.

Tim SAR gabungan kemudian kembali ke Dermaga Masohi sekitar pukul 18.00 WIT untuk beristirahat dan mempersiapkan operasi pencarian berikutnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Ambon, Muhammad Arafah, dalam laporan operasi SAR menyebutkan pencarian akan kembali dilanjutkan Senin (14/9) pukul 07.30 WIT.

Baca juga :Pemkab Malteng Perkuat Pengembangan Banda

Pada operasi SAR hari ketiga, tim akan memperluas area pencarian pada sektor yang telah ditentukan.

Pencarian melibatkan lima personel Rescue Kansar Ambon, tiga personel Polairud, tiga personel BPBD Maluku Tengah dan 12 masyarakat setempat.

Operasi juga didukung satu unit rescue truck, satu unit rubber boat Kansar Ambon, satu unit perahu karet Polairud serta peralatan SAR pendukung lainnya.

Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan tebal dengan angin bertiup dari arah timur laut hingga timur dengan kecepatan 8-25 knot. Tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.

Hingga berakhirnya operasi SAR hari kedua, Elia Wattimena masih berstatus dalam pencarian. (Rn-01).

PENULIS

Picture of adminrevisinews

adminrevisinews

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANNER IKLAN