41 Penumpang Speedboat Mati Mesin, Semua Selamat

Facebook
WhatsApp

Foto Basarnas

REVISINEWS.COM, DOBO – Sebanyak 41 penumpang speedboat rute Dobo menuju Kampung Ngaiguli, Kabupaten Kepulauan Aru, berhasil diselamatkan setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di perairan Fatudjuring, Jumat (9/10/2026).

Informasi ini diterima redaksi REVISINEWS melalui rilis resmi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Muhammad Arafah, Sabtu (10/10).

Seluruh penumpang dilaporkan selamat dalam insiden tersebut. Tim SAR gabungan berhasil menemukan kapal beserta seluruh penumpangnya setelah menerima laporan kecelakaan pada Jumat malam.

Berdasarkan rilis tersebut, insiden terjadi sekitar pukul 11.00 WIT. Namun, laporan kejadian baru diterima petugas SAR pada pukul 19.15 WIT dari Marku Timjuir Matakur, yang merupakan keluarga korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Kepulauan Aru bersama unsur potensi SAR bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan rigid inflatable boat (RIB).

 

Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 21.50 WIT dan menemukan speedboat bersama seluruh penumpangnya di perairan Fatudjuring.

Dari total 41 penumpang, sebanyak 27 orang dievakuasi menggunakan armada SAR menuju Pelabuhan Dobo. Sementara 14 penumpang lainnya tetap berada di kapal untuk menunggu proses penarikan atau towing menuju pelabuhan.

Baca Juga : Longboat Mati Mesin, 14 Penumpang Dievakuasi Selamat

Pada Sabtu (10/10) dini hari, sekitar pukul 00.08 WIT, tim SAR gabungan bersama 27 penumpang tiba di Pelabuhan Dobo dalam keadaan selamat. Para korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya seluruh penumpang dalam keadaan selamat, operasi SAR kecelakaan kapal tersebut dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.

Cuaca Berkabut

Operasi SAR melibatkan tujuh personel Tim Rescue USS Kepulauan Aru dan satu personel Polair Kepulauan Aru. Tim menggunakan RIB milik USS Kepulauan Aru untuk menjangkau lokasi kejadian.

Dalam pelaksanaan operasi, tim menghadapi kendala berupa cuaca berkabut. Berdasarkan laporan SAR, kondisi cuaca saat itu berawan tebal, dengan angin bertiup dari tenggara berkekuatan 5-13 knot dan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.

Berdasarkan laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, seluruh 41 penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, tanpa korban meninggal dunia maupun dilaporkan hilang. (RN-01).

 

 

PENULIS

Picture of adminrevisinews

adminrevisinews

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANNER IKLAN