BWS Maluku Survei Talud Pelabuhan Banda Neira

Facebook
WhatsApp

TIM BWS saat meninjau Talud Pelabuhan Banda

REVISINEWS.COM, MASOHI– Respons cepat Kementerian Pekerjaan Umum terhadap usulan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah kembali terlihat.

Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku turun langsung melakukan survei teknis terhadap kondisi talud di kawasan Pelabuhan Banda Neira.

Sebagai tindak lanjut atas usulan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, kepada Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.

Survei dilakukan tim teknis BWS Maluku usai menyelesaikan peninjauan lokasi abrasi pantai di Negeri Haya, Kecamatan Tehoru. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri PU sekaligus merespons permintaan Pemkab Malteng agar kerusakan talud di sekitar Pelabuhan Banda Neira segera ditangani.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Maluku Tengah, Rahmat, menjelaskan, perbaikan talud di kawasan pelabuhan merupakan salah satu usulan prioritas yang disampaikan langsung Bupati kepada Menteri PU saat kunjungan kerja di Banda Neira beberapa waktu lalu.

“Selain penanganan abrasi pantai di Negeri Haya, Bupati juga mengusulkan perbaikan talud di sekitar Pelabuhan Banda Neira. Infrastruktur ini memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir, menjaga keselamatan masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran transportasi laut dan aktivitas pariwisata di Kepulauan Banda,” kata Rahmat dalam Rilisnya yang diterimanya redaksi Media ini, Kamis (15/7/2026) malam.

Dia menjelaskan dari hasil survei awal, tim teknis BWS Maluku mengidentifikasi sekitar 150 meter talud pantai yang membutuhkan penanganan. Secara teknis, pengamanan pantai direncanakan menggunakan konstruksi kubus beton untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari ancaman gelombang dan abrasi.

Baca juga : Runway Bandara Bandaneira Diperpanjang, Dukung Wisata dan Mitigasi Bencana

Menurut Rahmat, BWS Maluku menempatkan pekerjaan tersebut sebagai salah satu program prioritas dan menargetkan proses tindak lanjut dapat dimulai secepatnya pada tahun 2026, menyesuaikan hasil kajian teknis serta kesiapan program.

Dikatakan respons cepat yang ditunjukkan Kementerian PU melalui BWS Maluku menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam memperjuangkan kebutuhan infrastruktur daerah.

“Ini menunjukkan aspirasi daerah mendapat perhatian serius sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pekerjaan Umum beserta jajaran BWS Maluku atas respons cepat terhadap usulan tersebut.

Pemkab berharap penanganan talud Pelabuhan Banda Neira dapat segera direalisasikan sehingga mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat pesisir, memperkuat konektivitas transportasi laut, serta menunjang pengembangan sektor pariwisata di Kepulauan Banda. (Rn-01).

 

PENULIS

Picture of adminrevisinews

adminrevisinews

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANNER IKLAN