Longboat Mati Mesin di Perairan Tanjung Sorbat, 17 Penumpang Selamat

Facebook
WhatsApp

Tim Sar berhasil evakuasi Penumpang Long boat

AMBON, REVISINEWS.COM – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang longboat yang mengalami mati mesin di sekitar Perairan Tanjung Sorbat, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (26/1/2026).

Sebanyak 17 orang penumpang dilaporkan selamat dan operasi SAR resmi ditutup pada hari yang sama.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Ambon, Muhammad Arafah, menjelaskan bahwa informasi awal diterima pada pukul 15.05 WIT dari Korpos SAR Tual.

Longboat tersebut diketahui berangkat dari Kei Besar menuju Kei Kecil sebelum mengalami gangguan mesin di tengah laut.

“Setelah menerima laporan, Tim Rescue Pos SAR Tual langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 15.20 WIT menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB),” ujar Arafah dalam keterangannya.

Lokasi kejadian berada di koordinat 5°30’26.06″ LS – 132°48’12.67″ BT, sekitar 8,6 nautical mile dari Pos SAR Tual, dengan arah timur laut.

Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 15.45 WIT dan mendapati seluruh penumpang dalam kondisi selamat.

Awalnya dilaporkan jumlah penumpang sebanyak 18 orang, namun setelah dilakukan pendataan di lokasi, jumlah penumpang yang berada di longboat tersebut dipastikan sebanyak 17 orang, terdiri dari orang dewasa, anak-anak hingga bayi.

Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Dermaga Dumar dan tiba dengan selamat pada pukul 17.10 WIT.

Dengan berhasilnya proses evakuasi tanpa adanya korban jiwa, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup.

“Sebanyak 17 korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Ops SAR kami nyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” jelas Arafah.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Rescuer Pos SAR Tual, TNI AL Lanal Tual, Polair Polres Tual, Bakamla Tual, serta pihak keluarga korban.

Faktor cuaca menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan operasi, meskipun kondisi laut saat kejadian terpantau cerah berawan dengan tinggi gelombang rendah berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.

Basarnas Ambon kembali mengimbau masyarakat pengguna transportasi laut untuk memastikan kondisi kapal dan mesin dalam keadaan baik sebelum berlayar, serta selalu memperhatikan informasi cuaca demi keselamatan bersama.(Rn-01).

PENULIS

Picture of adminrevisinews

adminrevisinews

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANNER IKLAN