REVISINEWS.COM, MASOHI-Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mulai menyiapkan langkah strategis untuk mendorong Banda Neira dan wilayah sekitarnya masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Langkah tersebut dibahas Sekretaris Daerah Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, bersama Tim Kementerian PPN/Bappenas dalam pembahasan rencana pengusulan Banda Neira sebagai PSN, Selasa (6/10/2026).
Pembahasan itu menjadi bagian awal dari upaya Pemkab Malteng memperkuat posisi Banda Neira sebagai kawasan strategis yang memiliki nilai penting bagi pembangunan daerah dan nasional.
Tidak hanya sektor pariwisata, pengembangan Banda Neira juga diarahkan dengan mempertimbangkan aspek sejarah, budaya, konektivitas serta penguatan ekonomi masyarakat.
Pemkab Malteng kini menyiapkan sejumlah dokumen pendukung sebagai dasar pengusulan. Di antaranya kajian, ruang lingkup pengembangan atau scoping, serta data terukur yang mengacu pada arah pembangunan nasional dalam RPJMN 2025–2029.
Baca juga : Pemkab Malteng Perkuat Pengembangan Banda
Dokumen tersebut juga akan disesuaikan dengan kriteria dan mekanisme yang ditetapkan Kementerian PPN/Bappenas.
Setelah tahapan persiapan di tingkat kabupaten rampung, usulan tersebut akan ditempuh melalui Pemerintah Provinsi Maluku untuk selanjutnya diteruskan kepada Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PPN/Bappenas.
Pemkab Malteng menargetkan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Dengan demikian, usulan Banda Neira sebagai PSN diharapkan memiliki dasar kajian dan data yang kuat, sekaligus dapat membuka ruang percepatan pembangunan kawasan serta memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah juga menempatkan pengembangan Banda Neira tidak semata pada pembangunan fisik, tetapi sebagai bagian dari penguatan kawasan yang memiliki nilai sejarah dan budaya sekaligus potensi ekonomi dan pariwisata. (Rn-01).