REVISINEWS.COM,MASOHI– Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mendapatkan kucuran bantuan anggaran sebesar Rp13 miliar dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) untuk mendukung Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD).
Bantuan tersebut diserahkan Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, Dr. Tabrani, kepada Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, pada puncak perayaan HUT ke-69 Kota Masohi, Selasa (3/11/2026) malam.
Anggaran miliaran rupiah ini akan diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi desa, mendorong pengembangan badan usaha milik desa (BUMDes), serta meningkatkan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat.
Berdasarkan alokasi yang telah ditetapkan, sebesar Rp7,7 miliar diperuntukkan bagi kegiatan demonstration plot (demplot) pada 77 desa.
Selanjutnya, dana investasi sebesar Rp4,7 miliar dialokasikan untuk 14 BUMDes. Sementara Rp1,3 miliar lainnya diperuntukkan bagi Rumah Inovasi Teknologi Desa pada empat kawasan BUMDes.
Baca juga :Â Bupati Tegaskan Jabatan Bukan Hak,Tetapi Amanah
Bupati Zulkarnain Awat Amir mengatakan, bantuan tersebut akan difokuskan untuk mendukung pengelolaan dan pertumbuhan ekonomi desa, peningkatan pendapatan masyarakat, serta pemberdayaan potensi ekonomi lokal.
Menurut Bupati yang akrab disapa Ozan ini, dukungan anggaran tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus mendorong pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kita ingin desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi mampu tumbuh menjadi pusat kekuatan ekonomi melalui potensi dan sumber daya yang dimiliki,” Urainya.
Ia berharap, melalui Program TEKAD, desa-desa di Maluku Tengah semakin mampu mengembangkan potensi unggulan, memperkuat kelembagaan ekonomi desa, serta menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang diusung Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, yakni “Bergerak, Bertumbuh, Berdaya.” (RN-01)



