MASOHI,REVISINEWS – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memberikan apresiasi kepada Klasis GPM Masohi atas inisiatif dan komitmennya dalam menyusun dokumen Rencana Strategis (Renstra) Pengembangan Pelayanan Tahun 2026–2030.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, saat menghadiri kegiatan uji publik penyusunan Renstra yang berlangsung di Kantor Klasis GPM Masohi, Selasa (24/2/2026).
Lawalata menegaskan bahwa Renstra merupakan pedoman krusial agar pelayanan keumatan berjalan terarah, efektif dan efisien selama lima tahun ke depan.
Menurutnya, dokumen perencanaan yang disusun secara matang akan menjadi pijakan dalam menentukan arah pelayanan gereja yang berdampak nyata bagi jemaat maupun masyarakat luas.
“Uji publik ini menjadi bukti kedewasaan berorganisasi serta komitmen akuntabilitas GPM dalam merencanakan pelayanan. Ini bukan hanya untuk kepentingan internal gereja, tetapi juga demi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyusunan Renstra yang baik harus dilandasi analisis SWOT dengan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan, sehingga mampu menjawab kebutuhan umat sekaligus merespons dinamika sosial yang terus berkembang. Dengan perencanaan yang tepat, pelayanan gereja diharapkan semakin kontekstual dan relevan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, memandang Gereja Protestan Maluku sebagai mitra strategis dalam pembangunan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan moralitas, serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Maluku Tengah.
Karena itu, sinergi antara gereja dan pemerintah sangat dibutuhkan, terutama dalam penanganan persoalan kesehatan, peningkatan layanan sosial dan pendidikan, serta pengembangan ekonomi umat melalui pemberdayaan UMKM.
Di akhir sambutannya, Wabup berharap Renstra Klasis GPM Masohi benar-benar berorientasi pada pelayanan kasih dan pemberdayaan umat. Dokumen yang dihasilkan hendaknya tidak sekadar menjadi arsip administratif, tetapi menjadi roadmap nyata yang membawa dampak positif bagi jemaat dan masyarakat Kabupaten Maluku Tengah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan OPD lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah, Ketua dan Majelis Pekerja Klasis GPM Masohi, para kepala kecamatan, Kepala Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah, serta seluruh peserta kegiatan.(Rn-01).