DPRD Malteng Dorong Pembukaan Trayek Alternatif Seram Utara–Seram Barat

Facebook
WhatsApp

Oplus_131072

MASOHI, RevisiNews.com- Kerusakan parah akses jalan lintas Seram pada ruas Trans Masohi–Wahai kian menghambat mobilitas masyarakat, bahkan mengancam keselamatan pengendara dan penumpang.

Kondisi paling memprihatinkan terjadi di kawasan Lingkar Gunung SS yang selama ini dilaporkan telah memakan banyak korban, sementara upaya perbaikan belum juga terealisasi.

Keterbatasan akses transportasi tersebut masih menjadi persoalan serius bagi masyarakat di wilayah Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.

Jarak antardaerah yang jauh, ketergantungan pada transportasi laut, serta cuaca ekstrem kerap menempatkan warga pada situasi berisiko dan menghambat konektivitas antarwilayah.

Anggota DPRD Maluku Tengah dari Daerah Pemilihan Seram Utara sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, Zain Letahit, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan jalur transportasi alternatif yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Seram Utara.

Menurut Zain, luas wilayah Maluku Tengah serta tingginya aktivitas transportasi laut, khususnya jalur penghubung ke Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menyimpan risiko kecelakaan yang cukup tinggi, terutama saat cuaca buruk melanda.

“Masyarakat membutuhkan jalur alternatif yang lebih aman. Karena itu, kami berharap Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dapat segera mengusulkan pembukaan trayek antara Seram Utara Barat dan Seram Barat,” ujar Zain kepada wartawan di kantor DPRD Malteng, Selasa (28/1).

Ia menilai trayek tersebut sangat strategis sebagai jalur alternatif sekaligus jalur penyelamatan ketika terjadi cuaca ekstrem atau gangguan pada akses laut.

Selain aspek keselamatan, jalur ini juga diyakini mampu memperkuat konektivitas wilayah dan mempercepat mobilitas masyarakat menuju pusat-pusat layanan di Maluku Tengah.

Zain mengungkapkan, gagasan pembukaan trayek tersebut telah dikomunikasikan dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.

Pemerintah daerah, kata dia, menyatakan kesiapan untuk memasukkan rencana tersebut ke dalam program pembangunan daerah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, dan mereka siap merencanakan program ini. Harapan kami, jangan berhenti di atas kertas, tetapi segera dieksekusi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Zain menekankan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi merupakan investasi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Pembangunan pelabuhan serta jalur transportasi pendukung dinilai berpotensi mendorong lahirnya kawasan-kawasan ekonomi baru di wilayah Seram.

“Jika pelabuhan dan akses transportasi dibangun, itu akan menjadi modal ekonomi penting dan membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Bagi masyarakat Seram Utara, dorongan tersebut bukan hanya soal jalur transportasi, tetapi menyangkut keselamatan, keterhubungan wilayah, serta masa depan ekonomi. (RN-01).

PENULIS

Picture of adminrevisinews

adminrevisinews

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANNER IKLAN