MASOHI, REVISNEWS.COM—Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah terus mendorong peningkatan kualitas guru sebagai bagian penting dalam memperkuat mutu pendidikan di daerah itu.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru untuk Implementasi Model Pembelajaran Jarak Jauh bagi Guru IPA dan Non IPA yang berlangsung di Masohi, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, yang diwakili Sekda Malteng, Rakib Sahubawa.
Hadir dalam kegiatan itu perwakilan SEAMOLEC, SEAQIS, Provincial Manager INOVASI Maluku, pimpinan perangkat daerah, para narasumber, serta peserta pelatihan dari berbagai wilayah di Kabupaten Maluku Tengah.
Dalam sambutannya Bupati menegskan kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru sebagai ujung tombak pembelajaran.
Karena itu, penguatan kompetensi guru dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi yang unggul, berkarakter dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.
“Guru bukan hanya pengajar di ruang kelas, tetapi juga pembimbing, inspirator, penggerak perubahan, dan penanam nilai-nilai karakter bagi peserta didik,” kata Sahubawa membacakan sambutan Bupati.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi, internet hingga Artificial Intelligence (AI) menuntut para guru untuk terus belajar dan beradaptasi agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang kreatif, inovatif dan relevan dengan kebutuhan generasi digital saat ini.
Baca juga : Bupati Malteng Buka Liga Angkatan UAA CUP I Negeri Liang 2026
Pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar, lanjut dia, kini menjadi bagian penting dalam transformasi pendidikan, termasuk untuk menjangkau wilayah kepulauan dan daerah terpencil di Maluku Tengah melalui model pembelajaran jarak jauh.
Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada SEAMOLEC dan SEAQIS atas kolaborasi dan dukungan dalam peningkatan kapasitas guru di Maluku Tengah.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh penguatan wawasan dan keterampilan, tetapi juga mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan bagi peserta didik.
“Kegiatan ini harus menjadi ruang untuk bertumbuh bersama, memperkuat kompetensi, membangun budaya belajar sepanjang hayat, serta memperkuat kolaborasi dalam memajukan pendidikan Maluku Tengah,” ujarnya.
Pemkab Malteng berharap peningkatan kualitas guru akan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan dan lahirnya generasi Maluku Tengah yang cerdas, kreatif, berdaya saing serta berakhlak mulia. (RN-02).