REVISINEWS.COM, MASOHI – Kapolres Maluku Tengah AKBP Widy Irawan, S.I.K., melakukan kunjungan kerja perdana ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Maluku Tengah dan Kodim 1502/Masohi, Jumat (17/72026).
Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi lintas sektoral dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten bergelar Pamahanu-Nusa ini.
Dalam kunjungan ke Kantor Kejari Maluku Tengah, Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Ruben M.H. Sihombing bersama para pejabat utama Polres. Rombongan diterima langsung Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tengah, Herbeth Pesta Hutapea, SH, MH, bersama jajaran.
Pada pertemuan itu, AKBP Widy Irawan menyampaikan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dan kemitraan dengan Kejaksaan dalam penegakan hukum.
Ia mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Maluku agar seluruh aparat penegak hukum terus membangun komunikasi dan koordinasi yang baik demi menciptakan penegakan hukum yang profesional.
Baca juga : BWS Maluku Survei Talud Pelabuhan Banda Neira
“Soliditas antar lembaga penegak hukum harus terus dijaga. Apabila terdapat kendala di lapangan, penyelesaiannya harus dilakukan secara profesional dan proporsional sehingga tidak mengganggu hubungan baik antar institusi,” ujarnya.
Kapolres juga menegaskan pentingnya meningkatkan profesionalisme di tengah tingginya perhatian publik terhadap kinerja aparat penegak hukum.
Selain itu, ia mengajak Kejari untuk terus memperkuat kolaborasi dalam penanganan berbagai perkara, termasuk kasus-kasus yang menjadi perhatian masyarakat, seperti persoalan sengketa lahan PTPN yang berpotensi memicu konflik sosial.
Menurutnya, upaya penegakan hukum juga perlu difokuskan pada pemberantasan peredaran minuman keras ilegal yang selama ini kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas di Maluku Tengah.
Sementara itu, Kajari Malteng Herbeth Pesta Hutapea menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap hubungan kelembagaan antara Kejaksaan dan Polres semakin erat.
Ia menegaskan, sinergi aparat penegak hukum merupakan bagian penting dari sistem peradilan pidana (criminal justice system) yang melibatkan kepolisian, kejaksaan, pengadilan hingga lembaga pemasyarakatan.
“Kami berharap hubungan kekeluargaan antar kedua institusi terus terjaga sehingga tidak ada sekat dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan,” katanya.
Kajari juga menyatakan dukungannya terhadap upaya penanggulangan peredaran minuman keras dengan mendorong Pemerintah Kabupaten dan DPRD Maluku Tengah segera menyusun Peraturan Daerah tentang Miras agar aparat memiliki dasar hukum yang lebih kuat dalam melakukan penindakan.
Usai dari Kejari, Kapolres bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Makodim 1502/Masohi dan diterima Dandim Letkol Inf Adi Eka Jaya Saputra, S.IP.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menegaskan pentingnya menjaga soliditas TNI-Polri dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di Maluku Tengah.
Ia berharap koordinasi antara Polres dan Kodim semakin diperkuat, termasuk dalam pelaksanaan patroli gabungan di wilayah-wilayah yang rawan konflik sosial.
“Kami berharap sinergi TNI-Polri terus terjalin dengan baik sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara cepat dan efektif,” ujarnya.
Kapolres juga menyatakan dukungan terhadap berbagai program TNI, termasuk menyosialisasikan penerimaan prajurit TNI AD kepada anggota Polres yang putra-putrinya berminat mengikuti seleksi.
Sementara itu, Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Adi Eka Jaya Saputra menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mendukung Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Bumi Pamahanu-Nusa.
Menurutnya, TNI siap membantu personel apabila dibutuhkan dalam pengamanan wilayah serta mendorong peningkatan hubungan kekeluargaan antara personel TNI dan Polri hingga ke tingkat bawah. (Rn-01).