MASOHI, REVISINEWS.COM– Masyarakat Negeri Pa’a dan Negeri Ollong, Kecamatan Seram Utara Barat, menunjukkan komitmen besar terhadap pembangunan daerah dengan menghibahkan lahan untuk pembangunan Pelabuhan Ferry yang akan melayani kawasan tersebut.
Penyerahan hibah tanah yang berlangsung di Negeri Pa’a, Minggu (7/6/2026), mendapat apresiasi langsung dari Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.
Menurutnya, langkah yang diambil masyarakat kedua negeri itu merupakan keputusan bersejarah yang akan menentukan masa depan kawasan Seram Utara Barat.
“Hari ini adalah hari yang sangat penting dan bersejarah. Bukan karena kita sekadar menyerahkan sebidang tanah, tetapi karena hari ini kita sedang meletakkan fondasi masa depan bagi anak-anak dan cucu-cucu kita,” kata Zulkarnain.
Bupati menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada masyarakat Negeri Pa’a dan Negeri Ollong yang secara sukarela menghibahkan tanah demi kepentingan pembangunan pelabuhan.
Menurutnya, tanah bukan sekadar aset ekonomi, tetapi juga memiliki nilai sejarah, budaya, serta ikatan emosional yang kuat bagi masyarakat adat.
“Karena itu, apa yang dilakukan hari ini merupakan bentuk pengorbanan sekaligus bukti kecintaan masyarakat terhadap kemajuan daerah,” ujarnya.
Zulkarnain menegaskan pembangunan daerah tidak dapat berjalan hanya dengan mengandalkan pemerintah. Keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan, kepercayaan, dan semangat gotong royong dari masyarakat.
Ia menilai langkah masyarakat Pa’a dan Ollong menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan cita-cita pembangunan bersama.
Menurut Bupati, keberadaan Pelabuhan Ferry nantinya akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Seram Utara Barat.
Baca juga :Bupati: Waisak Momentum Perkuat Toleransi dan Persaudaraan
Transportasi orang dan barang akan semakin lancar, aktivitas perdagangan meningkat, serta membuka berbagai peluang usaha baru bagi masyarakat.
Selain itu, hasil pertanian, perkebunan dan perikanan masyarakat akan lebih mudah dipasarkan ke berbagai daerah.
“Anak-anak muda akan memiliki lebih banyak kesempatan. Hasil kebun, hasil laut dan berbagai potensi daerah akan lebih mudah dipasarkan. Negeri-negeri di kawasan ini akan semakin dikenal dan semakin berkembang,” tandasnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan dan semangat kebersamaan agar rencana pembangunan pelabuhan dapat berjalan dengan baik hingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap ketulusan masyarakat yang telah menghibahkan tanah tersebut menjadi amal baik sekaligus warisan berharga yang akan dikenang oleh generasi mendatang. (RN-02).