MASOHI, REVISINEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mengusulkan sebanyak 39 program pembangunan infrastruktur strategis bidang Sumber Daya Air (SDA) kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia.
Usulan tersebut disampaikan langsung Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Pengembangan SDA Kementerian PU, Arnold Aristoteles Paplana Ritiauw, Jumat (29/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati memaparkan berbagai kebutuhan pembangunan infrastruktur SDA yang dinilai mendesak untuk mendukung perlindungan kawasan pesisir, pengendalian bencana, penguatan sektor pertanian serta peningkatan ekonomi masyarakat.
Baca juga : DPRD Malteng Pastikan Upah PPPK Paruh Waktu Segera Dibayar
Sejumlah usulan yang diajukan antara lain pembangunan seawall dan bangunan pengaman pantai pada wilayah rawan abrasi, pembangunan penahan longsor dan pengendali banjir di kawasan rawan bencana, pembangunan sabodam sebagai pengendali sedimentasi, peningkatan saluran primer, hingga normalisasi sungai pada sejumlah titik di wilayah Maluku Tengah.
Selain itu, Pemkab Malteng juga mengusulkan pembangunan jaringan irigasi guna mendukung program Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan suplai air bagi lahan pertanian sekaligus mendorong produktivitas sektor pangan daerah.
Bupati menjelaskan, pembangunan dan normalisasi infrastruktur SDA sangat dibutuhkan masyarakat karena memiliki dampak langsung terhadap perlindungan wilayah dari ancaman abrasi dan banjir, mengurangi risiko bencana, meningkatkan hasil pertanian serta memperkuat sentra ekonomi masyarakat di pedesaan.
“Sebanyak 39 usulan ini merupakan kebutuhan prioritas masyarakat Maluku Tengah yang tersebar di berbagai wilayah. Kami berharap pemerintah pusat melalui Kementerian PU dapat memberikan dukungan sehingga pembangunan infrastruktur SDA tersebut dapat direalisasikan secara bertahap,” ujarnya.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten bergelar Pamahanu-Nusa ini untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur daerah yang berkelanjutan guna menciptakan wilayah yang lebih aman, produktif dan sejahtera bagi masyarakat. (RN-01).